Mencapai Suatu Target

Setiap manusia memerlukan suatu target dalam kehidupan nya masing – masing. pasti setiap target dalam kehidupan setiap orang berbeda satu sama lain dikarenakan setiap orang yang memiliki pola pikir yang beranekaragam. suatu harapan akan tercapai jika kita mau bersungguh – sungguh dalam mencapai nya melalui sebuah proses. proses itu dari setiap suatu target juga bermacam – macam ada yang sulit, mudah. ambil contoh ketika kita disuatu kantor dengan jabatan yang sangat rendah tapi kita ingin menjabat menjadi pimpinan tidak semudah apa yang kita harapkan tanpa melalui proses nya itu sendiri. saya beranggapan bahwa suatu proses itu tidak akan mengkhianati hasil. saya percaya itu karena saya telah mengalami nya sendiri dengan menghargai proses nya ketimbang hasil. banyak juga orang yang beranggapan dan melihat hanya dari hasilnya saja.

Tapi terkadang ketika kita sudah menentukan target atau impian yang ingin kita capai. Berbagai masalah hidup dan rintangan akan senantiasa menghadang. Memang itulah fitrahnya, jika kita ingin menuai sebuah kebahagiaan. Maka semua jalan menuju itu pasti dipenuhi rintangan. Dan kita harus berhasil menlewatinya agar kita bisa mencapai kebahagiaan yang hakiki pula.

setiap manusia pasti tidak pernah berjalan tanpa hambatan, dan selalu ada rintangan yang datan silih berganti dalam kehidupan nya maupun dalam target kehidupan yang selalu menjadi prioritas utama nya, tapi selalu ada hikmah di setiap rintangan yang selalu dihadapi.

ada beberapa yang mungkin bisa membantu dalam menghadapi berbagai rintangan hidup :

  1. Jadikan rintangan sebagai tantangan hidup.

Hidup tanpa tantangan akan terasa hambar. Karena rintangan dijadikan sebagai tantangan hidup, maka kita akan berjuang mematahkan rintangan tersebut. Sekali kita bisa mematahkan rintangan tersebut, maka kita akan dapat berjuang mematahkan rintangan lainnya. Rintangan akan memberikan warna-warni dalam kehidupan yang akan indah untuk dikenang pada masa yang akan datang. Oleh karena itu, tidak perlu emosi dalam menghadapi rintangan.

 

  1. Rintangan adalah proses pembelajaran

Rintangan merupakan pengalaman yang diberikan kepada seseorang dalam proses pendewasaan. Pendewasaan diri diperoleh dari proses pembelajaran yang diajarkan melalui perantara rintangan. Faktanya, orang yang banyak mendapat rintangan dalam hidupnya akan dapat banyak menceritakan tentang rintangan-rintangan dalam kehidupannya dan bagaimana cara ia mengatasinya. Berbagai persoalan hidup akan dihadapinya dengan tenang di suatu saat nanti karena ia telah terbiasa menyelesaikannya. Sedangkan orang yang kehidupannya selalu mulus dan lancar, akan kebingungan jika suatu saat dihadapi dengan suatu rintangan.

 

  1. Rintangan memberi kekuatan

Saat kita mendapatkan suatu rintangan yang sangat berat, seperti yang digambarkan sebagai tembok raksasa, kita mungkin akan mundur dan berhenti mengejar keinginan kita karena jalan satu-satunya untuk mencapai keinginan tersebut dihalanginya. Yang harus diingat adalah tuhan tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan umatnya. Pasti ada jalan untuk melewati tembok tersebut. Kita boleh saja mundur karena saat itu kita memang tidak mungkin menjebol atau memanjat tembok tersebut. Tetapi kita mundur adalah untuk menjemput tangga atau tali untuk memanjat tembok tersebut atau perlengkapan lain untuk menghancurkan tembok tersebut. Seperti air, ia bisa melubangi batu jika ia teteskan terus-menerus. Jika tembok sebesar itu sudah bisa kita taklukkan, maka apalah artinya rintangan berupa tembok-tembok kecil, sudah pasti bisa kita taklukkan.

 

  1. Kenali Lebih Dalam Mengenai Rintangan

Jika rintangan adalah sebuah tembok raksasa, apa kemungkinan cara untuk melewatinya? Misalkan dengan menghancurkan, memanjat, atau menggali lewat bawah tanah. Lalu, apa material penyusun tembok tersebut? Jika material terbuat dari beton, apa yang bisa digunakan untuk menghancurkan beton? Jika terbuat dari kayu, apa yang bisa digunakan untuk menghancurkan kayu? Jika tidak memungkinkan, beralih ke cara lain. Berapa dalam kedalaman yang dapat kita gali untuk melewati tembok tersebut? Adakah terowongan/saluran yang dapat kita lewati? Atau berapa kira-kira tinggi tembok dan berapa panjang tali yang kita perlukan untuk memanjat tembok tersebut? Seperti itulah kira-kira proses pengenalan rintangan. Dengan kata lain, kenali akar dari rintangan tersebut.

 

Posted on 05/01/2016, in Pengantar Bisnis Informatika and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: