IKHLAS DAN SABAR

          Ikhlas dan sabar merupakan sifat yang mudah dikatakan di mulut saja tapi tidak bisa di praktekan kepada setiap orang lain. Ikhlas dan sabar juga merupakan sifat yang saling ketergantungan karena kita harus mengikhlaskan dengan hati maupun batin dan diakhiri dengan perilaku sabar. Banyak orang yang sangat meremehkan sifat ikhlas dan sabar, apalagi banyak orang yang beranggapan hanya dengan sifat ikhlas kita bisa mendapatkan pahala dan sebaliknya dengan sifat sabar kita akan mendapatkan amal ibadah. Dua sifat yang saling berkaitan ini akan menjadi pahala ketika kita melakukan sifat ikhlas dan sabar. Manfaat dari sifat ikhlas dan sabar adalah kita tidak boleh egois pada kehendaknya karena sifat itu akan menjadi sifat yang kikir. Dan saya perpendapat dan percaya bahwa saat saya kehilangan apapun bentuknya harus bersikap ikhlas dan sabar karena sesuatu yang abadi adalah milik Tuhan dan sesuatu akan ada balasan yang lebih baik dari hal tersebut.

Pengalaman tentang ikhlas dan sabar, dalam pengalaman pribadi yang saya alami adalah ketika kita berniat untuk mencari lowongan kerja atau pekerjaan di suatu tempat, ketika saya sudah lolos seleksi dalam tahap administrasi dan wawancara satu. Selanjutnya alam tahap seleksi wawancara kedua atau bisa disebut dalam proses seleksi yang terakhir saya mengalami kegagalan. Ya saya kehilangan lowongan pekerjaan yang dimana lowongan pekerjaan itu sangat berharga bagi karir saya.

Seberjalan nya waktu saya sadar bahwa tidak perlu menyesalkan hal tersebut dikarenakan bahwa semua ada dikesalahan saya ataupun saya kurang baik dari pada orang yang telah mendaftar di lowongan pekerjaan tersebut. Sehingga saya harus mencoba mengikhlaskan apa yang sudah saya coba dan jalani, karena saya percaya bahwa karir, pekerjaan, rezeki, serta jodoh ada di tangan Tuhan. Mungkin saya akan mendapatkan yang lebih baik dari hal demikian, dan harus bersifat ikhlas yang saya terapkan dan akan berkaitan dengan rasa sabar yang tetap di tanamkan pada diri saya.

Ada kala kesabaran kita diuji oleh ucapan maupun tindakan sehingga hal tersebut dapat menyulut kemarahan, sehingga seseorang sabar dalam hal tersebut merupakan orang orang yang mampu mengontrol pribadi diri sendiri dan keegoisan dalam bermasyarakat.

Posted on 17/11/2015, in Pengantar Bisnis Informatika. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: